Penggunaan Media Visual (Gambar) dalam Pembelajaran Anak Hiperaktif

Penggunaan Media Visual (Gambar) dalam Pembelajaran Anak Hiperaktif
1. Pelaksanaan Pembelajaran
Dari hasil penelitian Erianawati (2005) kurikulum bagi anak hiperaktif dititik beratkan pada pengembangan kemampuan dasar, yaitu :
a. Kemampuan dasar kognitif b.Kemampuan dasar bahasa/komunikasi
c. Kemampuan dasar bina diri d. Sosialisasi
Apabila kemampuan dasar tersebut dapat dicapai oleh anak dengan mengacu pada kemampuan anak yang sebaya dengan usia biologi/kalendernya, maka kurikulum dapat ditingkatkan pada kemampuan pra akademik dan kemampuan akademik, meliputi kemampuan: membaca, menulis, dan matematika (berhitung).

Dalam proses pembelajaran anak hiperaktif Erianawati (2005) menyebutkan kondisi ruangan yang dijadikan tempat berlangsungnya proses pembelajaran juga harus diperhatikan, guru harus menciptakan kondisi seefektif dan senyaman mungkin, ruangan yang digunakan tidak terlalu banyak rangsangan (alat-alat belajar, penempatan atau tata ruang belajar dan penataan struktur ruang, ventilasi dan penerangan yang cukup).
Berdasarkan penelitian Erianawati (2005) dalam membelajarkan anak hiperaktif digunakan sistem pembelajaran lovaas one on one (pembelajaran satu guru satu murid) yang didasari oleh model perilaku kondisioning operant (Operant Conditioning) dimana efektifitas pengajaran berkaitan dengan kontrol terhadap antecedent/perilaku yang lalu dan konsekwensi. Yaitu dengan memberikan reinforcement yang positif sebagai kunci dalam merubah perilaku. Sehingga perilaku yang baik dapat terus dilakukan, sedangkan perilaku buruk dihilangkan (melalui time out, hukuman, atau dengan kata “tidak”). Dalam teknisnya program loovas (Discrete Trial Training/DTT dari Lovaas) ini terdiri dari 4 bagian, yaitu: Stimuli dari guru agar anak berespons, respon anak, konsekwensi, dan berhenti sejenak dilanjutkan dengan perintah selanjutnya.
Sedangkan metode yang digunakan dalam pembelajaran anak hiperaktif adalah metode yang memberikan gambaran konkrit tentang “sesuatu”, sehingga anak dapat menangkap pesan, informasi dan pengertian tentang “sesuatu” tersebut. Untuk itu sangat penting dalam membelajarkan anak hiperaktif dengan menggunakan media, terutama media visual (gambar), karena dengan gambar- gambar itu anak lebih mudah belajar memahami.
Media visual (gambar) itu mencakup gambar benda, gambar warna, gambar bentuk, gambar huruf, gambar angka dan gambar kata kerja. Kegiatan pembelajaran anak hiperaktif dengan menggunakan media visual gambar, meliputi:

1) Identifikasi Benda
Materi yang diajarkan adalah menunjuk dan menyebutkan gambar. Media yang digunakan adalah foto dari berbagai benda, dan kartu gambar. Proses/Prosedur pembelajarannya dilakukan dengan identifikasi gambar, gambar diletakkan di meja di depan anak. Persiapkan perhatian dan beri perintah “Tunjuk … (nama benda gambar tersebut)”. Prompt (bantuan/arahkan) anak untuk menunjuk gambar tersebut dan beri reinforce (beri hadiah/pujian) responsnya. Kurangi sedikit demi sedikit prompt hingga akhirnya tanpa promt sepanjang percobaan berikutnya dan berikan reinforce respons yang benar saja. Selain Identifikasi gambar anak juga melabel gambar, duduk di kursi berhadapan dengan anak . persiapkan perhatian dan beri sebuah gambar. Katakan “Ini apa?” Prompt (bantuan/arahkan) anak untuk melabel (menyebutkan nama benda-benda) gambar tersebut dan beri reinforce (beri hadiah/pujian) responsnya. Kurangi sedikit demi sedikit prompt hingga akhirnya tanpa promt sepanjang percobaan berikutnya dan berikan reinforce respons yang benar saja.

2) Mencocokkan (Matching)
Materi yang diajarkan adalah mencocokkan gambar. Media yang digunakan adalah benda-benda dan gambar yang identik, kartu huruf, benda berwarna, kartu angka, dan berbagai bentuk. Proses/Prosedur pembelajaran: letakkan benda (benda-benda) pada meja di hadapan anak. Beri sebuah benda yang cocok/sesuai dengan salah satu benda di hadapan anak dan berikan perintah “Samakan”. Prompt (bantu) anak untuk meletakkan benda yang diberikan di atas atau di depan benda yang cocok/sesuai, dan beri reinforcer (hadiah/pujian). Kurangi sedikit demi sedikit prompt hingga akhirnya tanpa promt sepanjang percobaan berikutnya dan berikan reinforce respons yang benar saja.

3) Identifikasi warna
Materi yang diajarkan adalah mengidentifikasi gambar-gambar dan melabel (menyebutkan nama) benda-benda dan gambar-gambar. Media yang digunakan adalah kertas warna dan benda-benda berwarna. Proses/Prosedur pembelajaran dengan identifikasi warna dengan cara meletakkan bahan-bahan berwarna di meja di hadapan anak. Persiapkan perhatian dan katakan “Tunjuk … (nama warna)”. Prompt (bantu/arahkan) anak untuk menunjuk warna yang benar dan reinforce (beri hadiah/pujian) responsnya. Kurangi sedikit demi sedikit prompt hingga akhirnya tanpa promt sepanjang percobaan berikutnya dan berikan reinforce respons yang benar saja. Kemudian juga dilanjutkan dengan melabel warna, persiapkan perhatian dan perlihatkan sebuah benda berwarna. Katakan “Warna apa (ini)?”. Prompt (bantu/arahkan) anak untuk melabel warna yang dimaksud dan reinforce (beri hadiah/pujian) responsnya. Kurangi sedikit demi sedikit prompt hingga akhirnya tanpa promt sepanjang percobaan berikutnya dan berikan reinforce respons yang benar saja.

4) Identifikasi Bentuk
Materi yang diajarkan adalah identifikasi bentuk dan melabel bentuk. Media yang digunakan adalah berbagai bentuk dan gambar. Proses/Prosedur pembelajarannya dengan identifikasi bentuk, letakkan sebuah bentuk (berbagai bentuk) pada meja dihadapan anak. Persiapkan perhatian dan katakan “Tunjuk … (nama bentuk)”. Prompt (bantu/arahkan) anak untuk menunjuk bentuk yang benar dan reinforce (beri hadiah/pujian) responsnya. Kurangi sedikit demi sedikit prompt hingga akhirnya tanpa promt sepanjang percobaan berikutnya dan berikan reinforce respons yang benar saja. Selain identifikasi bentuk proses pembelajarannya dengan melabel bentuk, duduk dikursi berhadapan dengan anak. Persiapkan perhatian dan perlihatkan sebuah bentuk. Katakan “Bentuk apa (ini)?”. Prompt (bantu/arahkan) anak untuk melabel bentuk yang dimaksud dan reinforce (beri hadiah/pujian) responsnya. Kurangi sedikit demi sedikit prompt hingga akhirnya tanpa promt sepanjang percobaan berikutnya dan berikan reinforce respons yang benar saja.

5) Identifikasi Huruf
Materi yang diajarkan adalah identifikasi huruf dan melabel huruf. Media yang digunakan adalah kartu-kartu huruf. Proses/Prosedur pembelajarannya dengan identifikasi huruf, letakkan huruf (-huruf) pada meja dihadapan anak. Persiapkan perhatian dan katakan “Tunjuk … (nama huruf)”. Prompt (bantu/arahkan) anak untuk menunjuk bentuk yang benar dan reinforce (beri hadiah/pujian) responsnya. Kurangi sedikit demi sedikit prompt hingga akhirnya tanpa promt sepanjang percobaan berikutnya dan berikan reinforce respons yang benar saja. Selain identifikasi bentuk proses pembelajarannya dengan melabel bentuk, duduk dikursi berhadapan dengan anak. Persiapkan perhatian dan perlihatkan sebuah bentuk. Katakan “Huruf apa (ini)?”. Prompt (bantu/arahkan) anak untuk melabel bentuk yang dimaksud dan reinforce (beri hadiah/pujian) responsnya. Kurangi sedikit demi sedikit prompt hingga akhirnya tanpa promt sepanjang percobaan berikutnya dan berikan reinforce respons yang benar saja.

6) Identifikasi Angka
Materi yang diajarkan adalah identifikasi angka dan melabel angka. Media yang akan digunakan adalah kartu-kartu angka. Proses/Prosedur pembelajarannya dengan identifikasi angka, letakkan angka (-angka) pada meja dihadapan anak. Persiapkan perhatian dan katakan “Tunjuk … (nama angka)”. Prompt (bantu/arahkan) anak untuk menunjuk angka yang benar dan reinforce (beri hadiah/pujian) responsnya. Kurangi sedikit demi sedikit prompt hingga akhirnya tanpa promt sepanjang percobaan berikutnya dan berikan reinforce respons yang benar saja. Proses pembelajaran selanjutnya dengan melabel angka, duduk dikursi berhadapan dengan anak. Persiapkan perhatian dan perlihatkan sebuah angka. Katakan “Angka (ber) apa (ini)?”. Prompt (bantu/arahkan) anak untuk melabel angka yang dimaksud dan reinforce responsnya. Kurangi sedikit demi sedikit prompt hingga akhirnya tanpa promt sepanjang percobaan berikutnya dan berikan reinforce respons yang benar saja.

7) Identifikasi Kata Kerja
Materi yang diajarkan adalah identifikasi kata kerja, melabel kata kerja dan menirukan gambar. Media yang digunakan adalah foto/Gambar aktivitas orang. Proses/Prosedur pembelajarannya dengan identifikasi kata kerja, letakkan gambar aktivitas orang pada meja dihadapan anak. Persiapkan perhatian dan katakan “Tunjuk … (gambar aktivitas orang)”. Prompt (bantu/arahkan) anak untuk menunjuk gambar yang benar dan reinforce (beri hadiah/pujian) responsnya. Kurangi sedikit demi sedikit prompt hingga akhirnya tanpa promt sepanjang percobaan berikutnya dan berikan reinforce respons yang benar saja. Proses pembelajaran selanjutnya dengan melabel kata kerja, duduk dikursi berhadapan dengan anak. Persiapkan perhatian dan perlihatkan sebuah gambar. Katakan “Gambar apa (ini)?”. Prompt (bantu/arahkan) anak untuk melabel gambar yang dimaksud dan reinforce (beri hadiah/pujian) responsnya. Kurangi sedikit demi sedikit prompt hingga akhirnya tanpa promt sepanjang percobaan berikutnya dan berikan reinforce respons yang benar saja. Kemudian persiapkan perhatian anak dan beri perintah “Berdiri … (perintahkan anak menirukan aktivitas dalam gambar). Prompt (bantu/arahkan) anak untuk menirukan aktivitas seperti dalam gambar, reinforce (beri hadiah/pujian) responsnya. Kurangi sedikit demi sedikit prompt hingga akhirnya tanpa promt sepanjang percobaan berikutnya dan berikan reinforce respons yang benar saja.
Dari penjelasan di atas kegiatan pembelajaran anak hiperaktif diatas meliputi tujuh kegiatan, media visual (gambar) yang digunakan berupa gambar benda, gambar warna, gambar bentuk, gambar huruf, gambar angka dan gambar kata kerja. Semua yang digunakan berupa media visual. Untuk itu penggunaan media visual sangat penting dalam proses pembelajaran khususnya bagi anak hiperaktif untuk memudahkan para siswa dalam memperoleh ilmu sekaligus sebagai upaya untuk mengurangi kehiperaktifan mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s